Vino G Bastian Ungkap Makna Keluarga dan Toleransi Lewat Film Tanah Runtuh
Aktor Vino G Bastian kembali hadir dalam proyek film layar lebar melalui film Tanah Runtuh. Dalam film tersebut, Vino memerankan karakter Idham dan terlibat dalam cerita yang mengangkat sisi kemanusiaan dari sebuah konflik sosial besar.
Menurut Vino, kekuatan utama film Tanah Runtuh bukan hanya terletak pada gambaran konflik yang terjadi, tetapi juga pada kisah orang-orang kecil yang sering terlupakan. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling rentan menerima dampak dari sebuah kerusuhan atau pertikaian.
Saat menghadiri acara di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 18 Juni 2026, Vino mengungkapkan bahwa film ini memberikan pelajaran penting tentang rasa syukur dan empati terhadap kehidupan orang lain yang menghadapi kondisi lebih sulit.
“Banyak orang melihat peristiwa besar dan dampak luasnya, tetapi terkadang lupa terhadap korban yang paling kecil, terutama anak-anak. Mereka juga menjadi bagian yang harus mendapatkan perhatian,” ujar Vino.
Vino menilai kisah dalam film Tanah Runtuh dapat menjadi media pembelajaran bagi keluarga. Ia bahkan berencana mengajak anaknya untuk menonton film tersebut agar memahami bahwa masih banyak anak di berbagai tempat yang hidup dalam situasi yang tidak seberuntung mereka.
baca juga”Cristiano Ronaldo Mandul 10 Laga Bersama Portugal“
Film Tanah Runtuh Angkat Pentingnya Menjaga Toleransi Sejak Lingkungan Keluarga
Bagi Vino, salah satu pesan paling kuat yang disampaikan film Tanah Runtuh adalah pentingnya menjaga nilai toleransi dan persatuan. Menurutnya, harmoni dalam kehidupan masyarakat tidak terbentuk secara otomatis, melainkan harus terus dijaga dan diperjuangkan.
Ia percaya bahwa keluarga menjadi tempat pertama untuk menanamkan nilai saling menghormati, memahami perbedaan, dan membangun kepedulian terhadap sesama. Nilai tersebut menjadi pondasi penting agar konflik sosial tidak terus berulang di masa depan.
“Toleransi dan persatuan harus diperjuangkan. Hal itu dimulai dari keluarga sebagai lingkungan terdekat yang membentuk cara pandang seseorang terhadap perbedaan,” kata Vino.
Lebih jauh, Vino menyebut Tanah Runtuh sebagai film yang memiliki relevansi tinggi dengan kondisi sosial saat ini. Baginya, karya sinema tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang refleksi untuk mengingat pentingnya kemanusiaan dan hidup berdampingan secara damai.
Denny Siregar Jelaskan Alasan Mengangkat Kisah Konflik dalam Tanah Runtuh
Produser film Tanah Runtuh, Denny Siregar, mengungkapkan bahwa proses menghadirkan film dengan tema sejarah dan konflik sosial bukanlah langkah yang mudah. Ia menilai masih sedikit rumah produksi yang berani mengangkat tema tersebut ke layar lebar.
Menurut Denny, Indonesia memiliki banyak peristiwa konflik yang menyisakan pelajaran berharga, mulai dari konflik di Poso, Ambon, hingga berbagai kejadian sejarah lain. Namun, kisah-kisah tersebut sering kali belum banyak diangkat sebagai bahan refleksi melalui industri perfilman.
Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu belajar dari pengalaman masa lalu agar kesalahan serupa tidak kembali terulang. Karena itu, Tanah Runtuh hadir sebagai karya yang berusaha membuka ruang diskusi mengenai kemanusiaan, perdamaian, dan pentingnya menjaga kebersamaan.
Denny juga mengapresiasi profesionalisme Vino G Bastian selama proses produksi. Meski baru pertama kali bekerja sama, ia menilai Vino mampu mendalami karakter dengan baik dan memberikan kontribusi besar terhadap penyampaian pesan film.
“Tidak banyak rumah produksi yang mau mengambil cerita seperti ini. Namun, harus ada yang memulai. Saya sangat mengapresiasi profesionalisme Vino dalam membangun karakter di film ini,” ungkap Denny.
Film Tanah Runtuh Menjadi Pengingat tentang Empati dan Persatuan
Kehadiran Tanah Runtuh memperlihatkan bahwa sebuah film dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan sosial yang mendalam. Melalui kisah konflik dan perjuangan para karakter di dalamnya, film ini mengajak penonton untuk melihat dampak peristiwa besar dari sudut pandang kemanusiaan.
Pesan mengenai perlindungan anak, rasa empati, serta pentingnya toleransi menjadi inti cerita yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, Tanah Runtuh tidak hanya menghadirkan drama di layar, tetapi juga mengajak penonton merenungkan arti persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Vino G Bastian, nilai-nilai tersebut menjadi alasan mengapa Tanah Runtuh merupakan film yang penting untuk ditonton. Ia berharap pesan tentang toleransi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
baca juga”Colony, Film Impor Pertama Yang Tembus 1 Juta Penonton di Indonesia!“