Polisi Tangkap Pelaku Pembuang Mayat dalam Karung di Depok

Polisi

Polisi Bekuk SA Terkait Kasus Penemuan Mayat Dalam Karung di Depok

Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial SA yang diduga berkaitan dengan kasus penemuan jasad dalam karung di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap temuan mayat yang menggegerkan warga setempat.

SA diamankan oleh tim Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di wilayah Pandeglang, Banten. Polisi menyebut pria tersebut ditangkap ketika diduga berupaya melarikan diri.

Baca Juga “Pria 18 Tahun di AS Pecahkan Rekor Dunia Jadi Profesor Termuda

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap hubungan antara SA dengan korban, termasuk dugaan peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Terduga Pelaku Ditangkap Saat Berada di Pandeglang

Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan timnya berhasil mengamankan SA pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 04.15 WIB di Pandeglang, Banten. Lokasi tersebut diduga menjadi tempat persembunyian SA setelah kasus penemuan jasad di Depok terungkap.

“Pelaku ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026, pukul 04.15 WIB, di Pandeglang, Banten, saat melarikan diri,” kata Dimitri.

Meski telah mengamankan satu orang, polisi belum menjelaskan secara detail mengenai dugaan peran SA dalam kasus tersebut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai kejadian.

Penemuan Jasad Terjadi di Kawasan Pancoran Mas Depok

Perkara ini bermula ketika warga menemukan jasad seorang pria di area Tanah Merah, Kavling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Saat ditemukan, tubuh korban berada dalam kondisi terbungkus karung dan plastik berwarna hitam. Polisi juga menemukan kondisi korban dalam keadaan terikat.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan temuan awal menunjukkan adanya dugaan tindak kekerasan berat terhadap korban.

Menurut kepolisian, jasad yang ditemukan hanya terdiri dari bagian kepala, badan, dan kedua tangan. Sementara itu, bagian tubuh lain masih belum ditemukan ketika proses pemeriksaan awal dilakukan.

Polisi Tunggu Hasil Forensik untuk Pastikan Identitas Korban

Selain mencari informasi mengenai dugaan pelaku, polisi juga berupaya memastikan identitas korban. Hingga saat ini, korban belum diketahui secara pasti karena tidak ditemukan tanda pengenal di lokasi.

Tim penyidik membawa jasad korban untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Pemeriksaan forensik diperlukan untuk mengetahui penyebab kematian, memperkirakan waktu kejadian, serta menemukan informasi lain yang dapat membantu proses penyidikan.

Polisi juga masih menelusuri keberadaan bagian tubuh korban yang belum ditemukan.

Penyelidikan Berlanjut untuk Mengungkap Motif Kejadian

Setelah menangkap SA, kepolisian masih memiliki sejumlah pekerjaan untuk mengungkap seluruh rangkaian kasus tersebut.

Penyidik akan memeriksa keterangan terduga pelaku, saksi, serta berbagai barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi dan motif dugaan tindak pidana.

Kompol Dimitri Mahendra Kartika menyampaikan bahwa informasi mengenai perkembangan kasus akan diberikan setelah proses pendalaman selesai dilakukan.

Sementara itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memberikan kesempatan kepada penyidik menyelesaikan proses hukum.

Polisi Fokus Ungkap Kronologi Lengkap Kasus Depok

Penangkapan SA menjadi salah satu perkembangan penting dalam penyelidikan kasus penemuan jasad dalam karung di Depok. Namun, polisi masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan keterlibatan pihak-pihak terkait.

Hasil autopsi, pemeriksaan saksi, dan pendalaman terhadap terduga pelaku akan menjadi dasar bagi penyidik dalam mengungkap fakta perkara tersebut.

Kepolisian berkomitmen menyampaikan perkembangan kasus berdasarkan hasil penyelidikan resmi agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat.

Baca Juga “Sales rokok jadi korban pencurian di kawasan Cengkareng Jakbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *