Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Stadion untuk UMKM

kemendagri

Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Stadion untuk Perkuat Ekosistem UMKM

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan stadion secara optimal, bukan sekadar sebagai arena pertandingan, tetapi sebagai pusat kegiatan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Strategi ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di Indonesia.

Stadion Sebagai Pusat Aktivitas Sosial dan Ekonomi

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa sepak bola memiliki pengaruh besar sebagai fenomena sosial dan ekonomi. “Sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi fenomena sosial dan ekonomi yang berdampak signifikan bagi kemajuan daerah,” ujarnya saat membuka Forum Diskusi Aktual bertema Strategi Pengelolaan Kawasan Stadion Sepak Bola Berbasis Pemberdayaan UMKM di Jakarta, Selasa lalu.

Baca Juga “Influencer China Ubah Tradisi Sembelih Babi Jadi Jimat Keberuntungan

Menurut Wiyagus, meski pemerintah pusat telah membangun dan merevitalisasi 17 stadion dalam sepuluh tahun terakhir, pengelolaan di daerah belum sepenuhnya profesional. Banyak stadion hanya digunakan saat pertandingan, sementara beberapa lainnya bahkan tidak terawat. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengelolaan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Stadion Sebagai Aset Strategis Multifungsi

T.R. Fahsul Falah, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), menekankan pentingnya melihat stadion sebagai aset strategis. “Kawasan stadion dapat menjadi ruang publik produktif yang mendukung UMKM dan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Falah menambahkan, pembatasan pemanfaatan stadion hanya pada hari pertandingan membuat potensi ekonomi di sekitarnya belum tergarap optimal. Area sekitar stadion yang mencakup fasilitas olahraga dan pendukung dapat dikembangkan menjadi pusat aktivitas ekonomi dan budaya, termasuk bazar UMKM, event olahraga dan seni, serta pelatihan masyarakat.

Pentingnya Kolaborasi Lintas Kementerian

Suyadi Pawiro, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, menyebut bahwa pengelolaan stadion yang multifungsi memerlukan kerja sama lintas kementerian dan lembaga. “Stadion harus difungsikan sebagai venue multifungsi, mendukung olahraga sekaligus kegiatan ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum ini menjadi momentum bagi Kemendagri, Kemenpora, dan Kementerian UMKM untuk menyusun pedoman pengelolaan stadion yang aplikatif, aman, dan berkelanjutan. Pedoman ini diharapkan dapat menjadi acuan pemerintah daerah dalam memaksimalkan potensi ekonomi, mengatur kerja sama dengan sektor swasta, dan mendorong inovasi pengelolaan stadion.

Strategi Pemanfaatan Stadion yang Efektif

Menyusun pedoman pengelolaan stadion yang terintegrasi dan aplikatif.

Mengoptimalkan fasilitas pendukung untuk UMKM, kegiatan kreatif, dan ruang publik.

Menyelenggarakan event rutin, seperti bazar, konser, dan pelatihan, untuk menarik pengunjung.

Mengembangkan kerja sama antara pemda dan sektor swasta untuk pendanaan dan operasional.

Mengimplementasikan teknologi digital untuk manajemen fasilitas dan monitoring aktivitas.

Melakukan pelatihan bagi pengelola stadion agar profesional dalam manajemen dan pelayanan.

Memastikan pemeliharaan rutin dan evaluasi berkala agar operasional berkelanjutan.

Studi Kasus dan Inspirasi Daerah

Beberapa daerah telah berhasil mengubah stadion menjadi pusat ekonomi dan sosial. Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta memanfaatkan area komersial untuk bazar UMKM dan event budaya. Di Jawa Timur, beberapa stadion lokal menyelenggarakan bazar kreatif dan program edukasi olahraga, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi di sekitar stadion yang lebih hidup dan berkelanjutan.

Dampak Positif bagi UMKM dan Perekonomian Lokal

Pemanfaatan stadion sebagai ruang multifungsi dapat membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produk dan membangun jejaring bisnis. Aktivitas ekonomi yang meningkat mendukung pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi, serta meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Stadion yang dikelola secara profesional menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus memajukan ekosistem olahraga.

Kesimpulan

Kemendagri menegaskan bahwa stadion harus lebih dari sekadar tempat pertandingan. Dengan strategi pengelolaan profesional, pemanfaatan multifungsi, dan kolaborasi lintas kementerian, stadion dapat menjadi penggerak UMKM dan pusat kegiatan sosial-ekonomi yang berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan stadion memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga “Penerbangan Terakhir angkat novel Gadis Pramugari ke layar lebar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *