Cristiano Ronaldo Mandul 10 Laga Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo Catat Paceklik Gol Terpanjang Bersama Portugal di Turnamen Mayor

Cristiano Ronaldo menghadapi salah satu periode tersulit dalam perjalanan panjangnya bersama tim nasional Portugal. Penyerang berusia 41 tahun itu tercatat belum mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan beruntun di ajang turnamen mayor, menjadi rentetan tanpa gol terpanjang sepanjang karier internasionalnya.

Catatan tersebut bertambah setelah Portugal hanya bermain imbang 1-1 melawan DR Kongo pada pertandingan pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Houston Stadium, Texas. Dalam pertandingan itu, Ronaldo dipercaya tampil sebagai starter dan menyelesaikan laga selama 90 menit penuh, tetapi gagal memberikan kontribusi berupa gol.

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen yang memiliki arti khusus bagi Ronaldo. Ia menjadi salah satu pemain yang mampu tampil dalam enam edisi Piala Dunia, sebuah pencapaian langka dalam sejarah sepak bola internasional. Edisi kali ini juga menjadi yang pertama menggunakan format 48 negara peserta dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

baca juga”Tas Kulit T-Rex Hasil Laboratorium Ditawar Rp 2,7 M

Rentetan Tanpa Gol Ronaldo Berawal Sejak Piala Dunia 2022

Paceklik gol Ronaldo di turnamen besar dimulai setelah ia mencetak gol ke gawang Ghana pada fase grup Piala Dunia 2022. Setelah pertandingan tersebut, pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Portugal itu tidak lagi mampu menjebol gawang lawan di kompetisi mayor.

Rentetan tanpa gol berlanjut pada babak gugur Piala Dunia 2022, seluruh pertandingan Euro 2024, hingga laga pembuka Portugal di Piala Dunia 2026. Total, Ronaldo telah melewati 10 pertandingan tanpa mencatatkan namanya di papan skor.

Pada pertandingan melawan DR Kongo, statistik Ronaldo menunjukkan kesulitan yang dialaminya di lini depan. Ia hanya melepaskan tiga percobaan tembakan tanpa satu pun yang mengarah tepat ke gawang lawan.

Selain itu, jumlah sentuhan Ronaldo hanya mencapai 25 kali sepanjang pertandingan. Angka tersebut menjadi yang paling rendah dibandingkan pemain Portugal lain yang tampil sebagai starter pada laga tersebut.

Gol dari Permainan Terbuka Juga Lama Tidak Tercipta

Selain rentetan tanpa gol di turnamen mayor, Ronaldo juga mengalami penurunan produktivitas dalam mencetak gol dari situasi permainan terbuka. Gol terakhirnya dari open play di turnamen besar terjadi saat Portugal menghadapi Jerman pada ajang Euro 2020 yang dimainkan pada Juni 2021.

Sejak saat itu, gol-gol Ronaldo di turnamen mayor hanya berasal dari situasi tertentu, termasuk eksekusi penalti. Kondisi tersebut memunculkan diskusi mengenai efektivitas perannya sebagai penyerang utama Portugal, terutama mengingat usianya yang sudah memasuki 41 tahun.

Meski begitu, pengalaman, kepemimpinan, dan mental juara Ronaldo masih dianggap sebagai nilai penting bagi skuad Portugal. Kehadirannya di lapangan tetap memberikan pengaruh dari sisi pengalaman dalam menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Roberto Martinez Tetap Percaya pada Peran Sang Kapten

Pelatih Portugal Roberto Martinez tetap memberikan dukungan penuh kepada Ronaldo meskipun sang kapten sedang mengalami masa sulit dalam mencetak gol. Martinez menilai tidak mudah menggantikan pemain yang memiliki pengalaman dan catatan gol luar biasa di level internasional.

Keputusan mempertahankan Ronaldo hingga akhir pertandingan melawan DR Kongo menunjukkan bahwa staf pelatih masih percaya ia dapat menjadi pembeda dalam situasi penting.

Namun, performa tersebut juga memunculkan perdebatan di kalangan pengamat sepak bola mengenai keseimbangan antara memberikan ruang kepada pemain muda dan tetap mengandalkan sosok legenda seperti Ronaldo.

Piala Dunia 2026 Menjadi Bab Terakhir Ronaldo Bersama Portugal

Ronaldo telah mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya bersama Selecao das Quinas. Turnamen ini menjadi kesempatan terakhir bagi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola untuk menambah pencapaian bersama negaranya.

Portugal masih memiliki peluang untuk melaju lebih jauh dari fase grup bersama DR Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Perjalanan mereka akan sangat bergantung pada kemampuan tim menemukan keseimbangan antara pengalaman para pemain senior dan energi generasi baru.

Apapun hasil yang diraih pada Piala Dunia 2026, perjalanan Ronaldo bersama Portugal telah meninggalkan warisan besar. Dari debutnya pada awal 2000-an hingga menjadi pencetak gol terbanyak tim nasional, Ronaldo telah mengubah sejarah sepak bola Portugal dan menjadi salah satu ikon terbesar dalam olahraga tersebut.

baca juga”Paul Scholes Sebut Cristiano Ronaldo Jadi Masalah untuk Portugal, Singgung Hattrick Lionel Messi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *